Wednesday, November 10, 2010

Abraj Al-Bait Towers - Jam Terbesar Di Dunia

foto Abraj Al-Bait Towers
Abraj Al-Bait Towers - Saudi Arabia

Abraj Al-Bait Towers - Jam Terbesar Di Dunia

fajridil.blogspot.com - Bukit Tinggi di Sumatera Barat memiliki jam besar yang dinamakan "Jam Gadang". manakala London mempunyai jam besar yang dipanggil `Big Ben` sebagai salah satu ciri khas ibukota England itu dan menjadi rujukan jam dunia, Greenwich Mean Time" (GMT).

foto Jam Gadang - Bukit Tinggi
Jam Gadang - Bukit Tinggi

Kota Makkah yang merupakan pusat dunia Islam nampaknya tidak mahu kalah, terutamanya dari `Big Ben` London. Sebuah jam raksasa kini diletakkan di tembok sebuah bangunan pencakar langit Makkah yang diharapkan akan menjadi pengganti GMT khususnya bagi satu setengah billion umat Islam di seluruh dunia.

foto Big Ben - London
Big Ben - London

Keinginan untuk menjadikan Makkah sebagai pusat rujukan jam dunia telah dibahas pada tahun 2008 di Doha. Ketika itu para tokoh dan cendekiawan Islam berbahas dan membuat kesimpulan bahawa Makkah merupakan titik pusat magnet bumi. disebabkan kedudukan kota itu sejajar dengan magnet bumi utara. Dengan kedudukan seperti itu sesungguhnya Makkah merupakan garis waktu global dunia yang sebenarnya, bukan GMT.

foto Abraj Al-Bait Towers - Under Construction in 2010
Abraj Al-Bait Towers - dalam pembinaan pada awal 2010

Dengan hujahan seperti itu, para tokoh dunia Islam berharap jam raksasa di Makkah itu nantinya tidak hanya menjadi rujukan umat Muslim seluruh dunia sahaja, tetapi lebih daripada itu iaitu menjadi rujukan dunia secara umum, menggantikan GMT yang sudah digunakan selama 126 tahun. Atau paling tidak, ada pilihan lain di luar GMT yang selama ini memonopoli rujukan waktu dunia, termasuk di negara-negara Islam.

foto Gambar Dekat Jam Terbesar Di Dunia - Abraj Al-Bait Towers
Gambar Dekat "Jam Terbesar Di Dunia - Abraj Al-Bait Towers"

Cita-cita menjadikan jam besar Makkah sebagai rujukan dunia kini secara fizikal telah terwujud dengan hampir siapnya pembangunan kompleks menara jam di Abraj Al Bait, Makkah. Sebuah menara setinggi 590 meter berdiri tegak di sana dengan jam berdiameter 45 meter, lebih besar dari `Big Ben` yang tingginya 94,8 meter dengan diameter jam 6,9 meter.

foto Abraj Al-Bait Towers
Abraj Al-Bait Towers

Jam raksasa berbentuk bulat dengan dasar warna hijau serta angka romawi penanda waktu itu kelihatan indah dari jauh. Hiasan kaligrafi bertuliskan `Allah` yang berada tepat di tengah-tengah diameter jam menjadi ciri khas jam tersebut sebagai jam umat Islam.

Bagi jemaah haji yang ketika ini sudah berkumpul di Makkah, jam besar yang telah mula beroperasi sejak 12 Ogos 2010, bukan hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga sebagai penanda lokasi Masjidil Haram, kerana menara jam tersebut berada hanya beberapa meter dari perkarangan masjid.

Jemaah haji 1431 Hijrah yang ketika ini sedang menjadi tamu Allah, adalah yang pertama menikmati manfaat jam yang diterangi dua juta lampu neon tersebut.

Kompleks Abraj Al Bait dengan tujuh menara saat ini hampir siap pembangunannya. Menara jam besar setinggi 590 meter berada di tengah, `di apit` tiga menara di sebelah kanan dan tiga di sebelah kiri.

Bentuk menara jam tampil dominan, sebab menara `pengapit` tingginya hanya setengah dari tinggi menara jam. Bangunan-bangunan pencakar langit lainnya yang berada di sekitar Masjidil Haram juga hanya setinggi enam menara `pengapit`, termasuk bangunan tempat tinggal raja.

Dengan kedudukan seperti itu, menara jam Makkah menjadi bangunan tertinggi di Arab Saudi, dan nomor dua di dunia. Ketinggiannya hanya kalah dari menara Burj Khalifa (828 meter) di Dubai.

Gambar Waktu Malam Jam Terbesar Di Dunia - Abraj Al-Bait Towers
Gambar Waktu Malam "Jam Terbesar Di Dunia - Abraj Al-Bait Towers"

Bila malam menjelang tiba, jam raksasa berharga tiga juta dolar AS itu disinari 21.000 lampu bewarna putih dan hijau. Lampu akan berkelap kelip sebagai petanda waktu solat telah datang. Istimewanya lagi, lampu dan sinarnya itu mampu dilihat dari jarak 29 kilometer, merupakan titik check-point pemeriksaan kendaraan dan penumpangnya saat memasuki kota suci Makkah dari Jeddah.

Bukan itu saja, ketika hari-hari perayaan Islam, sebanyak 16 lampu sorot raksasa akan dinyalakan ke arah langit dari kompleks menara yang nantinya akan berfungsi sebagai hotel, mall, dan apartment mewah.

Abraj Al-Bait Towers
Abraj Al-Bait Towers

Dari puncak menara jam pemandangan kota Makkah dapat dilihat, begitu juga dengan Masjidil Haram yang berada di serambi depan halaman menara jam raksasa tersebut.


Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

Related Post




1 comments:

DAMAI IMPIAN D'BANGI said...

waaah...betapa megah dan mewahnya pembangunan di Mekah...tentu banyak kebaikannya dan tak kurang ada keburukannya..jangan sampai bersaing dgn bandar2 besar seperti N.York, Tokyo dsbnya..rindu dan terharu melihat pemandangan lama kota Mekah..terkenang sejarah kenabian...bimbang arus pembangunan menjauhkan hati dan perasaan kita..syukur kota Mekah tetap dalam peliharaan Allah sampai bila2..

 
© Copyright 2009 Fajridil  |  Template by Asral Enterprise